2.
A PENGERTIAN TOXOPLASMA
Toksoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit
toksoplasma gondi. Parasit ini baisanya ditemukan pada daging yang dimasak
setengah matang atau mentah, serta buah buahan dan sayuran yang
tercemar tinja hewan peliharaan. Parasit toksoplasma dapat berkembang biak
dalam sel darah putih, jaringan parenkim, dan sel endotel dengan cara membelah
diri yang kemudian membentuk kista.
Jaringan parenkim adalah jaringan yang selnya berdinding selulosa
tipis yang berfungsi sebagai pengisi bagian tubuh. Ciri-ciri khas jaringan
ini adalah sel-selnya berukuran besar, berdinding tipis dan susunannya
renggang sehingga banyak ruang antar sel dan vakuolanya besar.
Toksoplasma mampu berkembang biak secara lengkap pada
saluran pencernaan hewan sebangsa kucing. Pada kotoran kucing, toksoplasma
ditemukan dalam bentuk telur. Dalam waktu 48 jam, telur tersebut akan membelah
menjadi bentuk infektif yang berbahaya bagi manusia atau hewan lain, jika
tertelan melalui makanan atau minuman yang tercemar. Oleh Karenanya
penyakit ini sering dijumpai di daerah-daerah yang mempunyai kebiasaan
memelihara kucing.
Tak hanya kucing saja yang dapat menyalurkan penyakit toksoplasma.
Parasit ini juga dapat menyerang semua jenis satwa seperti kelinci, burung,
ikan, kambing dan mamalia bahkan manusia. Bila yang terinfeksi toksoplasma
adalah ibu hamil, maka sekitar 40% bayinya akan tertulas. Jika infeksi terjadi
pada kehamilan dini, maka kelainan yang mungkin terjadi semakin berat.
Menurut informasi yang saya baca dari salah satu media, dari
hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% bayi yang terinfeksi toksoplasma
menderita gangguan penglihatan sampai buta setelah beberapa bulan atau beberapa
tahun sejak ia lahir. Dari jumlah tersebut, 10% dapat mengalami gangguan
pendengaran.
Sumber lain mengatakan, bayi yang terinfeksi toksoplasma 85%
terkena reardasi mental, 75% mengalami gangguan saraf, 50% mengalami gangguan
penglihatan dan 15% mengalami gangguan pendengaran. Bayi bayi tersebut
tertular dari ibu yang terinfeksi toksoplasma saat masih mengandung. Pada
wanita hamil, toksoplasa berdampak signifikan yaitu bisa mengakibatkan
keguguran dan cacat.
2.B
TOXOPLASMA PADA JANIN
Indikasi infeksi pada bayi dapat diketahui melalu USG yang memperlihatkan adanya cairan berlebihan pada perut, pengapuran pada otak serta pelebaran saluran otak. Bayi yang terinfeksi toksoplasma akan mengalami gangguan fungsi saraf yang mengakibatkan keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk gangguan kecerdasan maupun keterlambatan perkembangan bicara, serta kejang kejang dan kekakuan yang akhirnya menimbulkan keterlamabtan motorik. Toksoplasma juga berpotensi menyebabkan cacat bawaan, terutama bila terjadi pada usia kehamilan awal,sampai 3 bulan dan bahkan kematian.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia.
Pada usia dewasa toksoplasma biasanya menimbulkan gejala berupa rasa lelah,
nyeri kepala, sakit tenggorokan, demam, pembesaran kelenjar getah bening
termasuk hati dan limpa juha gangguan pada kulit. Gejala ini berlangsung
beberapa minggu.
Efek toksoplasma lebih hebat jika yang terserang adalah
penderita imunocompromise seperti pengidap AIDS dan kanker. Pada mereka akan
cepat terlihat adanya gangguan system saraf, encephalitis, pembesaran kelenjar
limpa, gangguan mata, pengengaran, pernafasan serta jantung.
Namun demikian jika kondisi tubuh sehat, maka parasit ini
akan diam dan tidak menimbulkan gejala penyakit. Sulitnya mengetahui adanya
toksoplasmadalam tubuh seseorang hanya dari gejala yang ditimbulkan. Ini
terjadi akibat adanya system kekebalan yang menekan tachizoit (salah satu
bentuk toksoplasma yang terdapat pada cairan tubuh seperti darah air liur dan
sperma) tetap berada dalam bentuk kista inaktif.
Infeksi toksoplasma baru bisa di deteksi setelah dilakukan
pemeriksaan darah di laboratorium melalui uji serum darah, yaitu dengan
mendeteksi adanya antibody khas antitoksoplasma. Jika indikasi infeksi toksoplasma
positif, maka segera diberi penanganan sedini mungkin. Bagi ibu hamil harus
terus dilakukan terapi sampai usia persalinan . Bahkanm setelah masa persalinan
bayi pun harus dilakukan pemeriksaan.

Pada waktu lahir, bayi yang terinfeksi toksoplasma ini
sekilas memang nampak sehat, namun kemudian dalam perkembangannya
menunjukkan gejala gejala kelainan seperti mata juling, hidosefalus
(pembesarankepala) dan sering kejang.
Agar terhindar dari toksoplasma, beberapa pencegahan dapat
dilakukan yaitu : Jika dirumah memiliki hewan peliharaan sebaiknya bawalah
secara rutin ke dokter hewan untuk memastikan apakah terinfeksi parasit
toksoplasma. Sebisa mungkin hindari mengkonsumsi daging mentah atau minum susu
yang belum di sterilkan. Cuci bersih sayuran dan buah buahan yang dikonsumsi.
Kepada ibu hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin ke dokter
spesialis untuk mencegah timbulnya kembali penyakit toksoplasma.
2.C BAHAYA
TOXOPLASMA PADA IBU HAMIL
Dalam
dunia Medis, Toxoplasma sering di sebut juga dengan virus kucing. Biasanya di
sebut juga Toxo, tokso, toksoplasma atau toksoplasmosis. Pada Hal ini
sesungguhnya bukan virus kucing, tetapi parasit darah. Memang parasit ini
tumbuhnya di dalam tubuh binatang. Hal mana menurut penelitian di dalam ataupun
di luar negeri, 70% penyebab penyakit ini adalah kotoran kucing. Kemudian
melalui hewan lain yang menempel dalam makanan lalu masuk ke dalam tubuh
manusia dan menyatu dalam darah.
Virus
TORCH adalah merupakan singkatan dari Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus
(CMV) dan Herpes Simplex Virus (HSV). Keempat jenis penyakti infeksi ini,
sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil, dan bahkan
menurut beberapa penelitian keempat virus ini selain bisa menyebabkan gagal
hamil (lahir cacat), juga bisa menyebabkan sulit hamil dan juga menyerang saraf
mata yang berakibat pada kebutaan.
Penyebab
utama dari virus dan parasit torch adalah hewan yang ada di sekitar kita,
seperti ayam, kucing, burung, tikus, anjing, dan lainnya. Bisa juga dari memakan
sayuran, daging setengah matang dan lainnya yang secara tidak langsung
terinfeksi virus torch.
2.D MEDETEKSI
VIRUS TORCH
Kini,
diagnosis untuk penyakit infeksi virus torch telah berkembang antar lain ke
arah pemeriksaan secara imunologis.
Prinsip
dari pemeriksaan ini adalah deteksi adanya zat anti (antibodi) yang spesifik
taerhadap kuman penyebab infeksi tersebut sebagai respon tubuh terhadap adanya
benda asing (kuman. Antibodi yang terburuk dapat berupa Imunoglobulin M (IgM)
dan Imunoglobulin G (IgG).
1. Cara Mencegah Virus TORCH.
Mengingat
bahaya dari Virus TORCH untuk ibu hamil, bagi Anda yang sedang merencanakan
kehamilan atau yang saat ini sedang hamil, dapat mempertimbangkan saran-saran
berikut agar bayi Anda dapat terlahir dengan baik dan sempurna.
2. Makan makanan yang bersih dan
bergizi.
Saat
hamil, sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak makanan yang bersih & bergizi.
Selain baik untuk perkembangan janin, gizi yang cukup juga akan membuat tubuh
tetap sehat dan kuat. Bila tubuh sehat, maka tubuh dapat melawan berbagai
penyakit termasuk virus TORCH sehingga tidak akan menginfeksi tubuh.
3. Lakukan pemeriksaan sebelum
kehamilan.
Ada
baiknya, Anda memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat
memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan
infeksi TORCH. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk
mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
4. Makan makanan yang matang.
Hindari
memakan makanan tidak matang atau setengah matang. Virus atau parasit penyebab
virus TORCH bisa terdapat pada makanan dan tidak akan mati apabila makanan
tidak dimasak sampai matang. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, selalu
konsumsi makanan matang dalam keseharian anda.
5. Melakukan
vaksinasi
Vaksinasi
bertujuan untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Seperti vaksin rubela
dapat dilakukan sebelum kehamilan. Hanya saja, Anda tidak boleh hamil dahulu
sampai 2 bulan kemudian.
6. Periksa kandungan secara terartur.
Selama
masa kehamilan, pastikan juga agar Anda memeriksakan kandungan secara rutin dan
teratur. Maksudnya adalah agar dapat dilakukan tindakan secepatnya apabila di
dalam tubuh Anda ternyata terinfeksi TORCH. Penanganan yang cepat dapat
membantu agar kondisi bayi tidak menjadi buruk.
7. Jaga kebersihan tubuh.
Jaga
higiene tubuh Anda. Prosedur higiene dasar, seperti mencuci tangan, sangatlah
penting.
Hindari kontak dengan penderita penyakit
Hindari kontak dengan penderita penyakit
Seorang
wanita hamil harus menghindari kontak dengan siapa pun yang menderita infeksi
virus, seperti rubela, yang juga disebut campak Jerman.
Virus
TORCH sangat berbahaya bagi kita terutama bagi seorang wanita hamil,
untuk itu waspadalah terhadap infeksi virus torch ini.
2.E INFEKSI
TOXOPLASMA PADA KEHAMILAN
Toxoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini
dapat menyerang orang sehat, hamil, maupun tidak hamil, pria maupun wanita.
a. sumber nfeksi toxoplasma
Benar kucing adalah sumber infeksi utama
Toxoplasma. Parasit ini berkembangbiak dengan 2 cara, yaitu seksual/kawin dan
membelah diri pada kucing. Sedangkan pada hewan lain, parasit ini
berkembangbiak dengan cara membelah diri saja. Intinya, sumber infeksi adalah
hewan-hewan di darat, misalnya ayam, sapi, babi, kambing, tikus, kuda, anjing,
dll.
b. manusia terinfeksi toxoplasma
b. manusia terinfeksi toxoplasma
Parasit ini dikeluarkan dalam bentuk
Oocyst melalui kotoran/feses kucing (bukan melalui air liur kucing). Oocyst ini
bisa hidup berbulan-bulan. Jika kotoran kucing ini mencemari tanah
disekitarnya, maka dapat terjadi penularan Oocys yang kontak dengan
tanaman/sayuran dan hewan lain.
Cara penularan melalui hewan lain yang
terinfeksi Toxoplasma ke manusia yaitu apabila kita memakan daging setengah
matang atau daging asap atau sate yang tidak merata matangnya. Karena di dalam
daging/otot hewan yang terinfeksi mengandung kista. Kista akan mati jika daging
dimasak dengan matang.
Cara penularan lain adalah jika kita
memakan sayuran/lalapan yang terkontaminasi Oocyst. Oleh karena itu penting untuk mencuci memasak
sayuran dengan baik.
c. ibu hamil terinfeksi toxoplasma menular
kejanin
Jika ibu terinfeksi Toxoplasma beberapa
bulan sebelum hamil, maka janin tidak akan tertular, karena parasit ini tidak
dalam bentuk aktif/ Tachyzoid. Bentuk Tachyzoid ini sangat infeksius, melalui
plasenta dapat masuk ke tubuh janin. Tubuh janin belum sempurna memproduksi
antibodi, produksi Tachyzoid tidak dapat dikendalikan, sehingga sangat banyak
Tachyzoid yang masuk kedalam sel dan membentuk kista Bradyzoit. Kista yang
menumpuk ini memampetkan saluran cairan otak, sehingga terjadi hidrosefalus,
memampatkan hati sehingga aliran darah ke hati tidak lancar dan terjadi asites
(pengumpulan cairan di rongga perut).
d. janin terinfeksi toxoplasma
Semakin dini usia kehamilan, semakin
parah komplikasi akibat dari infeksi Toxoplasma pada janin. Jika ibu menulari
janin pada 3 bulan pertama kehamilan, maka sangat mungkin terjadi abortus atau
keguguran. Jika infeksi terjadi pada kehamilan trimester 2 atau 3, janin dapat
mengalami cacat, tergantung organ tubuh janin apa yang diserang infeksi.
Misalnya hidrosefalus, perut kodok atau asites, ketulian, kebutaan
(retinokoroiditis), radang otak (ensefalitis), pengapuran otak (kalsifikasi).
2.F PENCEGAHAN VIRUS TOXOPLASMA
virus ini tidak berbahaya kecuali pada wanita yang
hamil yang akan berdampak pada perkembangan dan kesehatan janin dalam
kandungan. Cara yang paling mudah untuk menghindari virus tersebut adalah
dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari terlalu akrab dengan hewan
piaraan seperti kucing dan burung juga mengikuti beberapa tips kesehatan dari
profesional medis,.
Dan Cara Alami
Mencegah Virus Toksoplasma adalah dengan ramuan herbal yang bisa digunakan
sebagai penyembuhan infeksi virus toksoplasma adalah kombinasi dari Sambiloto
dan Temuputih. Sambiloto yang mempunyai nama ilmiah Andrographis Paniculata Nees ini mempunyai khasiat meningkatkan
daya tahan tubuh, dan temuputih sendiri berkhasiat menjaga sistem hormon. Dan
ramuan ini akan lebih baik lagi jika di tambahi dengan daun sirih yang berguna
menangkal bakteri.
Seperti kita ketahui bahwa orang yang terkena virus
toksoplasma perlu meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh. Hal ini
dilakukan agar penderita kuat tertimpa sakit dan terhindar dari sakit yang
semakin parah. Konsumsi herbal dengan senyawa yang cukup mampu meningkatkan
sitem kekebalan tubuh dari ancaman gangguan virus. Tubuh yang sehat mampu
menekan perkembangan virus dan mengoptimalkan kinerja setiap bagian tubuh.
Cara Alami
Mencegah Virus Toksoplasma dengan ramuan herbal ini juga bersifat menyeluruh dan
tidak terpaku pada satu penyakit saja. Jadi ini bisa menjadi tips kesehatan tradisional yang bisa anda lakukan
untuk menghindari serangan gangguan virus virus lainnya. Untuk mencegah
terinfeksi virus toksoplasma, ketiga bahan tersebut direbus dan tambahkan juga
dengan pulosari, ceplukan dan mengkudu. Untuk ukuran sebaiknya secukupnya saja
dan diamkan sampai dingin baru diminum dua kali sehari.
Setiap herbal mempunyai sifat imulsion. Jadi herbal
pendamping lain bisa anda gunakan untuk menyokong mempercepat sistem pencegahan
dan juga penyembuhan. Herbal mampu meningkatkan daya tahan penderita,
memperbaiki sel dan merangsang antibodi terhadap virus. Jika daya tahan tubuh baik
maka antibodi yang terbentuk dalam jaringan tubuh juga akan semakin lebih baik.
2.G LANGKAH-LANGKAH MENGHINDARI TOXOPLASMA
1. Menghindari makan makanan mentah atau
setengah matang, terutama daging babi, sapi dan kambing. Pemanasan yang ideal
untuk bahan makanan ini adalah 70oC (158oF) selama 15-30 menit. Selain dengan
pemanasan, perlakuan lain tidak akan menghilangkan kista toxoplasma.
2.
Hindarilah kontak langsung dengan tanah yang merupakan sarana yang paling
potensial mengandung ookista, khususnya bila di sekitar kediaman Anda terdapat
kucing. Daya tahan ookista cukup lama pada tanah yang lembab dan terhindar dari
sinar matahari langsung. Bila Anda tidak dapat menghindari kontak dengan tanah,
gunakanlah sarung tangan dan cucilah tangan Anda setelah kontak dengan sabun
dan air.
3.
Biasakanlah mencuci sayuran dan buah-buahan sebelum dikonsumsi.
4.
Pola hidup higienis akan lebih menjamin kesehatan. Bagi Anda yang biasa makan
dengan menggunakan tangan, cucilah tangan Anda dengan sabun sebelum makan.
5.
Mencuci pisau dan perkakas rumah tangga dapur lain setelah digunakan untuk
memotong atau menampung daging mentah, sayuran atau buah-buahan yang belum
dicuci dengan sabun dan air panas, untuk menghindari kontaminasi silang antara
benda atau bahan mentah dengan bahan makanan yang telah matang.
6.
Untuk wanita hamil, usahakan untuk menghindari kontak dengan kucing, apalagi
membuang kotorannya. Pemeriksaan darah saat merencanakan kehamilan sangat
penting, dan idealnya diulang pada tri semester pertama dan terakhir kehamilan.
Pemeriksaan darah seperti ini dapat dilakukan di banyak laboratorium kesehatan
di negara kita, sayangnya biayanya cukup mahal.
Selain ada toxo yang
berkembang pada organ tubuh kucing. Bulu halus kucing juga dapat menyebabkan
gangguan nafas. Terutama pada paru-paru, yang umum disebut nafas mengi (dalam
bhs jawa). Nafas ini terjadi bila penggemar kucing sering menciuminya, sehingga
sedikitnya 2-3 bulu halus akan ikut terhirup hidung. Sehingga saat bernafas,
hidung terasa sedikit gatal dan berbunyi. Biasanya banyak diderita anak-anak
dan wanita dewasa yang gemar kucing.
2.H PENGOBATAN TOXOPLASMOSIS.
Sampai saat ini pengobatan yang terbaik adalah
kombinasi pyrimethamine dengan
trisulfapyrimidine. Kombinasi ke dua obat ini secara
sinergis akan menghambat siklus p-amino
asam benzoat dan siklus asam folat. Dosis yang
dianjurkan untuk pyrimethamine ialah 25 – 50
mg per hari selama sebulan dan trisulfapyrimidine dengan dosis 2.000 – 6.000
mg sehari selama
sebulan.
Karena efek samping obat tadi ialah leukopenia dan
trombositopenia, maka dianjurkan
untuk menambahkan asam folat dan yeast selama
pengobatan. Trimetoprinm juga ternyata
efektif untuk pengobatan toxoplasmosis tetapi bila
dibandingkan dengan kombinasi antara
pyrimethamine dan trisulfapyrimidine, ternyata
trimetoprim masih kalah efektifitasnya.
Spiramycin merupakan obat pilihan lain walaupun kurang
efektif tetapi efek sampingnya
kurang bila dibandingkan dengan obat-obat sebelumnya.
Dosis spiramycin yang dianjurkan ialah
2 – 4 gram sehari yang di bagi dalam 2 atau 4 kali
pemberian. Beberapa peneliti mengajurkan
pengobatan wanita hamil trimester pertama dengan
spiramycin 2 – 3 gram sehari selama
seminggu atau 3 minggu kemudian disusl 2 minggu tanpa
obat. Demikian berselang seling
sampai sembuh. Pengobatan juga ditujukan pada
penderita dengan gejala klinis jelas dan
terhadap bayi yang lahir dari ibu penderita
toxoplasmosis
BAB III
PENUTUP
3.A
KESIMPULAN
Toksoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit
toksoplasma gondi. Parasit ini baisanya ditemukan pada daging yang dimasak
setengah matang atau mentah, serta buah buahan dan sayuran yang
tercemar tinja hewan peliharaan. Parasit toksoplasma dapat berkembang biak
dalam sel darah putih, jaringan parenkim, dan sel endotel dengan cara membelah
diri yang kemudian membentuk kista.
Cara yang paling mudah untuk menghindari virus
tersebut adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari terlalu akrab
dengan hewan piaraan seperti kucing dan burung juga mengikuti beberapa tips kesehatan
dari profesional medis.
3.B
SARAN
Sebagai calon
bidan yang profesional mahasiswa wajib mempelajari dan memahami dari Komplikasi
pada ibu hamil dimasyarakat salah satunya tentang asuhan kebidanan. Karena
didalam materi ini kita dapat mengetahui dan mempelajari bagaimana cara
pencegahan penyakit seorang bidan memberikan penyuluhan Asuhan kebidanan kepada
masyarakat setempat, agar menjadi calon bidan yang baik dan professional dan
kita juga dapat mengerti tentang Asuhan Kebidanan.
DAFTAR PUSTAKA
1.
Ningtyas.arya.2011.Bahaya toksoplasma pada janin. .http://kesehatan.kompasiana.com.
Diunduh tanggal 22-05-2013 pukul 23.40 WIB.
2.
Susanti.susan.2013.bahaya toksopalsma pada ibu hamil.http://www.ibudanbalita.net.
Diunduh tanggal 23-05-2013 pukul oo.16 WIB.
3.
Wati.susila.2012.mengenal toksoplasma dan gejalanya. http://mypotik.blogspot.com.
Dinunduh pada tanggal 23-05-2013 pukul oo.30 WIB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar