Minggu, 26 Mei 2013

TOXOPLASMA

 


2. A PENGERTIAN TOXOPLASMA

Toksoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit toksoplasma gondi. Parasit ini baisanya ditemukan pada daging yang dimasak setengah  matang atau  mentah, serta buah buahan dan sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan. Parasit toksoplasma dapat berkembang biak dalam sel darah putih, jaringan parenkim, dan sel endotel dengan cara membelah diri yang kemudian  membentuk kista. Jaringan parenkim adalah  jaringan yang selnya berdinding selulosa tipis yang berfungsi sebagai pengisi bagian tubuh. Ciri-ciri khas jaringan  ini adalah sel-selnya berukuran besar, berdinding tipis dan susunannya renggang sehingga banyak ruang antar sel dan vakuolanya besar.
Toksoplasma mampu berkembang biak secara lengkap pada saluran pencernaan hewan sebangsa kucing. Pada kotoran kucing, toksoplasma ditemukan dalam bentuk telur. Dalam waktu 48 jam, telur tersebut akan membelah menjadi bentuk infektif yang berbahaya bagi manusia atau hewan lain, jika tertelan melalui makanan atau minuman yang tercemar. Oleh Karenanya penyakit ini sering dijumpai di daerah-daerah yang mempunyai kebiasaan memelihara kucing.
Tak hanya kucing saja yang dapat menyalurkan penyakit toksoplasma. Parasit ini juga dapat menyerang semua jenis satwa seperti kelinci, burung, ikan, kambing dan mamalia bahkan manusia. Bila yang terinfeksi toksoplasma adalah ibu hamil, maka sekitar 40% bayinya akan tertulas. Jika infeksi terjadi pada kehamilan dini, maka kelainan yang mungkin terjadi semakin berat.
Menurut informasi yang saya baca dari salah satu media, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% bayi yang terinfeksi toksoplasma menderita gangguan penglihatan sampai buta setelah beberapa bulan atau beberapa tahun sejak ia lahir. Dari jumlah tersebut, 10% dapat mengalami gangguan pendengaran.
Sumber lain mengatakan, bayi yang terinfeksi toksoplasma 85% terkena reardasi mental, 75% mengalami gangguan saraf, 50% mengalami gangguan penglihatan dan 15% mengalami gangguan pendengaran. Bayi bayi tersebut tertular dari ibu yang terinfeksi toksoplasma saat masih mengandung. Pada wanita hamil, toksoplasa berdampak signifikan yaitu bisa mengakibatkan keguguran dan cacat.

2.B      TOXOPLASMA PADA JANIN


Indikasi infeksi pada bayi dapat diketahui melalu USG yang memperlihatkan adanya cairan berlebihan pada perut, pengapuran pada otak serta pelebaran saluran otak. Bayi yang terinfeksi toksoplasma akan mengalami gangguan fungsi saraf yang mengakibatkan keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk gangguan kecerdasan maupun keterlambatan perkembangan bicara, serta kejang kejang dan kekakuan yang akhirnya menimbulkan keterlamabtan motorik. Toksoplasma juga berpotensi menyebabkan cacat bawaan, terutama bila terjadi pada usia kehamilan awal,sampai 3 bulan dan bahkan kematian.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Pada usia dewasa toksoplasma biasanya menimbulkan gejala berupa rasa lelah, nyeri kepala, sakit tenggorokan, demam, pembesaran kelenjar getah bening termasuk hati dan limpa juha gangguan pada kulit. Gejala ini berlangsung beberapa minggu.
Efek toksoplasma lebih hebat jika yang terserang adalah penderita imunocompromise seperti pengidap AIDS dan kanker. Pada mereka akan cepat terlihat adanya gangguan system saraf, encephalitis, pembesaran kelenjar limpa, gangguan mata, pengengaran, pernafasan serta jantung.
Namun demikian jika kondisi tubuh sehat, maka parasit ini akan diam dan tidak menimbulkan gejala penyakit. Sulitnya mengetahui adanya toksoplasmadalam tubuh seseorang hanya dari gejala yang ditimbulkan. Ini terjadi akibat adanya system kekebalan yang menekan tachizoit (salah satu bentuk toksoplasma yang terdapat pada cairan tubuh seperti darah air liur dan sperma) tetap berada dalam bentuk kista inaktif.
Infeksi toksoplasma baru bisa di deteksi setelah dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium melalui uji serum darah, yaitu dengan mendeteksi adanya antibody khas antitoksoplasma. Jika indikasi infeksi toksoplasma positif, maka segera diberi penanganan sedini mungkin. Bagi ibu hamil harus terus dilakukan terapi sampai usia persalinan . Bahkanm setelah masa persalinan bayi pun harus dilakukan pemeriksaan.
Description: 13031456091885776890
Pada waktu lahir, bayi yang terinfeksi toksoplasma ini sekilas memang nampak sehat, namun kemudian dalam perkembangannya menunjukkan gejala gejala kelainan seperti mata juling, hidosefalus (pembesarankepala) dan sering kejang.
Agar terhindar dari toksoplasma, beberapa pencegahan dapat dilakukan yaitu : Jika dirumah memiliki hewan peliharaan sebaiknya bawalah secara rutin ke dokter hewan untuk memastikan apakah terinfeksi parasit toksoplasma. Sebisa mungkin hindari mengkonsumsi daging mentah atau minum susu yang belum di sterilkan. Cuci bersih sayuran dan buah buahan yang dikonsumsi. Kepada ibu hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin  ke dokter spesialis  untuk mencegah timbulnya kembali penyakit toksoplasma.




2.C      BAHAYA TOXOPLASMA PADA IBU HAMIL


Description: Virus TORCH Dapat Menyerang Ibu Hamil
Dalam dunia Medis, Toxoplasma sering di sebut juga dengan virus kucing. Biasanya di sebut juga Toxo, tokso, toksoplasma atau toksoplasmosis. Pada Hal ini sesungguhnya bukan virus kucing, tetapi parasit darah. Memang parasit ini tumbuhnya di dalam tubuh binatang. Hal mana menurut penelitian di dalam ataupun di luar negeri, 70% penyebab penyakit ini adalah kotoran kucing. Kemudian melalui hewan lain yang menempel dalam makanan lalu masuk ke dalam tubuh manusia dan menyatu dalam darah.
Virus TORCH adalah merupakan singkatan dari Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes Simplex Virus (HSV). Keempat jenis penyakti infeksi ini, sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil, dan bahkan menurut beberapa penelitian keempat virus ini selain bisa menyebabkan gagal hamil (lahir cacat), juga bisa menyebabkan sulit hamil dan juga menyerang saraf mata yang berakibat pada kebutaan.
Penyebab utama dari virus dan parasit torch adalah hewan yang ada di sekitar kita, seperti ayam, kucing, burung, tikus, anjing, dan lainnya. Bisa juga dari memakan sayuran, daging setengah matang dan lainnya yang secara tidak langsung terinfeksi virus torch.




2.D      MEDETEKSI VIRUS TORCH


Kini, diagnosis untuk penyakit infeksi virus torch telah berkembang antar lain ke arah pemeriksaan secara imunologis.
Prinsip dari pemeriksaan ini adalah deteksi adanya zat anti (antibodi) yang spesifik taerhadap kuman penyebab infeksi tersebut sebagai respon tubuh terhadap adanya benda asing (kuman. Antibodi yang terburuk dapat berupa Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG).
1.      Cara Mencegah Virus TORCH.
Mengingat bahaya dari Virus TORCH untuk ibu hamil, bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau yang saat ini sedang hamil, dapat mempertimbangkan saran-saran berikut agar bayi Anda dapat terlahir dengan baik dan sempurna.
2.      Makan makanan yang bersih dan bergizi.
Saat hamil, sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak makanan yang bersih & bergizi. Selain baik untuk perkembangan janin, gizi yang cukup juga akan membuat tubuh tetap sehat dan kuat. Bila tubuh sehat, maka tubuh dapat melawan berbagai penyakit termasuk virus TORCH sehingga tidak akan menginfeksi tubuh.
3.      Lakukan pemeriksaan sebelum kehamilan.
Ada baiknya, Anda memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi TORCH. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
4.      Makan makanan yang matang.
Hindari memakan makanan tidak matang atau setengah matang. Virus atau parasit penyebab virus TORCH bisa terdapat pada makanan dan tidak akan mati apabila makanan tidak dimasak sampai matang. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, selalu konsumsi makanan matang dalam keseharian anda.


5.      Melakukan vaksinasi
Vaksinasi bertujuan untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Seperti vaksin rubela dapat dilakukan sebelum kehamilan. Hanya saja, Anda tidak boleh hamil dahulu sampai 2 bulan kemudian.
6.      Periksa kandungan secara terartur.
Selama masa kehamilan, pastikan juga agar Anda memeriksakan kandungan secara rutin dan teratur. Maksudnya adalah agar dapat dilakukan tindakan secepatnya apabila di dalam tubuh Anda ternyata terinfeksi TORCH. Penanganan yang cepat dapat membantu agar kondisi bayi tidak menjadi buruk.
7.      Jaga kebersihan tubuh.
Jaga higiene tubuh Anda. Prosedur higiene dasar, seperti mencuci tangan, sangatlah penting.
Hindari kontak dengan penderita penyakit
Seorang wanita hamil harus menghindari kontak dengan siapa pun yang menderita infeksi virus, seperti rubela, yang juga disebut campak Jerman.
Virus TORCH sangat berbahaya bagi  kita terutama bagi seorang wanita hamil, untuk itu waspadalah terhadap infeksi virus torch ini.

2.E      INFEKSI TOXOPLASMA PADA KEHAMILAN


Toxoplasmosis adalah  infeksi yang disebabkan  oleh parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini dapat menyerang orang sehat, hamil, maupun tidak hamil, pria maupun wanita.


a. sumber nfeksi toxoplasma
Benar kucing adalah sumber infeksi utama Toxoplasma. Parasit ini berkembangbiak dengan 2 cara, yaitu seksual/kawin dan membelah diri pada kucing. Sedangkan pada hewan lain, parasit ini berkembangbiak dengan cara membelah diri saja. Intinya, sumber infeksi adalah hewan-hewan di darat, misalnya ayam, sapi, babi, kambing, tikus, kuda, anjing, dll.

b. manusia terinfeksi toxoplasma
Parasit ini dikeluarkan dalam bentuk Oocyst melalui kotoran/feses kucing (bukan melalui air liur kucing). Oocyst ini bisa hidup berbulan-bulan. Jika kotoran kucing ini mencemari tanah disekitarnya, maka dapat terjadi penularan Oocys yang kontak dengan tanaman/sayuran dan hewan lain.
Cara penularan melalui hewan lain yang terinfeksi Toxoplasma ke manusia yaitu apabila kita memakan daging setengah matang atau daging asap atau sate yang tidak merata matangnya. Karena di dalam daging/otot hewan yang terinfeksi mengandung kista. Kista akan mati jika daging dimasak dengan matang.
Cara penularan lain adalah jika kita memakan sayuran/lalapan yang terkontaminasi Oocyst.  Oleh karena itu penting untuk mencuci memasak sayuran dengan baik.
c.  ibu hamil terinfeksi toxoplasma menular kejanin
Jika ibu terinfeksi Toxoplasma beberapa bulan sebelum hamil, maka janin tidak akan tertular, karena parasit ini tidak dalam bentuk aktif/ Tachyzoid. Bentuk Tachyzoid ini sangat infeksius, melalui plasenta dapat masuk ke tubuh janin. Tubuh janin belum sempurna memproduksi antibodi, produksi Tachyzoid tidak dapat dikendalikan, sehingga sangat banyak Tachyzoid yang masuk kedalam sel dan membentuk kista Bradyzoit. Kista yang menumpuk ini memampetkan saluran cairan otak, sehingga terjadi hidrosefalus, memampatkan hati sehingga aliran darah ke hati tidak lancar dan terjadi asites (pengumpulan cairan di rongga perut). 
d. janin terinfeksi toxoplasma
Semakin dini usia kehamilan, semakin parah komplikasi akibat dari infeksi Toxoplasma pada janin. Jika ibu menulari janin pada 3 bulan pertama kehamilan, maka sangat mungkin terjadi abortus atau keguguran. Jika infeksi terjadi pada kehamilan trimester 2 atau 3, janin dapat mengalami cacat, tergantung organ tubuh janin apa yang diserang infeksi. Misalnya hidrosefalus, perut kodok atau asites, ketulian, kebutaan (retinokoroiditis), radang otak (ensefalitis), pengapuran otak (kalsifikasi).

2.F       PENCEGAHAN  VIRUS TOXOPLASMA


virus ini tidak berbahaya kecuali pada wanita yang hamil yang akan berdampak pada perkembangan dan kesehatan janin dalam kandungan. Cara yang paling mudah untuk menghindari virus tersebut adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari terlalu akrab dengan hewan piaraan seperti kucing dan burung juga mengikuti beberapa tips kesehatan dari profesional medis,.

Dan Cara Alami Mencegah Virus Toksoplasma adalah dengan ramuan herbal yang bisa digunakan sebagai penyembuhan infeksi virus toksoplasma adalah kombinasi dari Sambiloto dan Temuputih. Sambiloto yang mempunyai nama ilmiah Andrographis Paniculata Nees ini mempunyai khasiat meningkatkan daya tahan tubuh, dan temuputih sendiri berkhasiat menjaga sistem hormon. Dan ramuan ini akan lebih baik lagi jika di tambahi dengan daun sirih yang berguna menangkal bakteri.

Seperti kita ketahui bahwa orang yang terkena virus toksoplasma perlu meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh. Hal ini dilakukan agar penderita kuat tertimpa sakit dan terhindar dari sakit yang semakin parah. Konsumsi herbal dengan senyawa yang cukup mampu meningkatkan sitem kekebalan tubuh dari ancaman gangguan virus. Tubuh yang sehat mampu menekan perkembangan virus dan mengoptimalkan kinerja setiap bagian tubuh.
Cara Alami Mencegah Virus Toksoplasma dengan ramuan herbal ini juga bersifat menyeluruh dan tidak terpaku pada satu penyakit saja. Jadi ini bisa menjadi tips kesehatan tradisional yang bisa anda lakukan untuk menghindari serangan gangguan virus virus lainnya. Untuk mencegah terinfeksi virus toksoplasma, ketiga bahan tersebut direbus dan tambahkan juga dengan pulosari, ceplukan dan mengkudu. Untuk ukuran sebaiknya secukupnya saja dan diamkan sampai dingin baru diminum dua kali sehari.

Setiap herbal mempunyai sifat imulsion. Jadi herbal pendamping lain bisa anda gunakan untuk menyokong mempercepat sistem pencegahan dan juga penyembuhan. Herbal mampu meningkatkan daya tahan penderita, memperbaiki sel dan merangsang antibodi terhadap virus. Jika daya tahan tubuh baik maka antibodi yang terbentuk dalam jaringan tubuh juga akan semakin lebih baik.

2.G      LANGKAH-LANGKAH MENGHINDARI TOXOPLASMA

1.  Menghindari makan makanan mentah atau setengah matang, terutama daging babi, sapi dan kambing. Pemanasan yang ideal untuk bahan makanan ini adalah 70oC (158oF) selama 15-30 menit. Selain dengan pemanasan, perlakuan lain tidak akan menghilangkan kista toxoplasma.
2. Hindarilah kontak langsung dengan tanah yang merupakan sarana yang paling potensial mengandung ookista, khususnya bila di sekitar kediaman Anda terdapat kucing. Daya tahan ookista cukup lama pada tanah yang lembab dan terhindar dari sinar matahari langsung. Bila Anda tidak dapat menghindari kontak dengan tanah, gunakanlah sarung tangan dan cucilah tangan Anda setelah kontak dengan sabun dan air.
3. Biasakanlah mencuci sayuran dan buah-buahan sebelum dikonsumsi.
4. Pola hidup higienis akan lebih menjamin kesehatan. Bagi Anda yang biasa makan dengan menggunakan tangan, cucilah tangan Anda dengan sabun sebelum makan.
5. Mencuci pisau dan perkakas rumah tangga dapur lain setelah digunakan untuk memotong atau menampung daging mentah, sayuran atau buah-buahan yang belum dicuci dengan sabun dan air panas, untuk menghindari kontaminasi silang antara benda atau bahan mentah dengan bahan makanan yang telah matang.
6. Untuk wanita hamil, usahakan untuk menghindari kontak dengan kucing, apalagi membuang kotorannya. Pemeriksaan darah saat merencanakan kehamilan sangat penting, dan idealnya diulang pada tri semester pertama dan terakhir kehamilan. Pemeriksaan darah seperti ini dapat dilakukan di banyak laboratorium kesehatan di negara kita, sayangnya biayanya cukup mahal.
Selain ada toxo yang berkembang pada organ tubuh kucing. Bulu halus kucing juga dapat menyebabkan gangguan nafas. Terutama pada paru-paru, yang umum disebut nafas mengi (dalam bhs jawa). Nafas ini terjadi bila penggemar kucing sering menciuminya, sehingga sedikitnya 2-3 bulu halus akan ikut terhirup hidung. Sehingga saat bernafas, hidung terasa sedikit gatal dan berbunyi. Biasanya banyak diderita anak-anak dan wanita dewasa yang gemar kucing.

2.H      PENGOBATAN TOXOPLASMOSIS.


Sampai saat ini pengobatan yang terbaik adalah kombinasi pyrimethamine dengan
trisulfapyrimidine. Kombinasi ke dua obat ini secara sinergis akan menghambat siklus p-amino
asam benzoat dan siklus asam folat. Dosis yang dianjurkan untuk pyrimethamine ialah 25 – 50
mg per hari selama sebulan dan  trisulfapyrimidine dengan dosis 2.000 – 6.000 mg sehari selama
sebulan.

Karena efek samping obat tadi ialah leukopenia dan trombositopenia, maka dianjurkan
untuk menambahkan asam folat dan yeast selama pengobatan. Trimetoprinm juga ternyata
efektif untuk pengobatan toxoplasmosis tetapi bila dibandingkan dengan kombinasi antara
pyrimethamine dan trisulfapyrimidine, ternyata trimetoprim masih kalah efektifitasnya.
Spiramycin merupakan obat pilihan lain walaupun kurang efektif tetapi efek sampingnya
kurang bila dibandingkan dengan obat-obat sebelumnya. Dosis spiramycin yang dianjurkan ialah
2 – 4 gram sehari yang di bagi dalam 2 atau 4 kali pemberian. Beberapa peneliti mengajurkan
pengobatan wanita hamil trimester pertama dengan spiramycin 2 – 3 gram sehari selama
seminggu atau 3 minggu kemudian disusl 2 minggu tanpa obat. Demikian berselang seling
sampai sembuh. Pengobatan juga ditujukan pada penderita dengan gejala klinis jelas dan
terhadap bayi yang lahir dari ibu penderita toxoplasmosis

BAB III

PENUTUP


3.A KESIMPULAN


Toksoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit toksoplasma gondi. Parasit ini baisanya ditemukan pada daging yang dimasak setengah  matang atau  mentah, serta buah buahan dan sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan. Parasit toksoplasma dapat berkembang biak dalam sel darah putih, jaringan parenkim, dan sel endotel dengan cara membelah diri yang kemudian  membentuk kista.
Cara yang paling mudah untuk menghindari virus tersebut adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari terlalu akrab dengan hewan piaraan seperti kucing dan burung juga mengikuti beberapa tips kesehatan dari profesional medis.


3.B SARAN


Sebagai calon bidan yang profesional mahasiswa wajib mempelajari dan memahami dari Komplikasi pada ibu hamil dimasyarakat salah satunya tentang asuhan kebidanan. Karena didalam materi ini kita dapat mengetahui dan mempelajari bagaimana cara pencegahan penyakit seorang bidan memberikan penyuluhan Asuhan kebidanan kepada masyarakat setempat, agar menjadi calon bidan yang baik dan professional dan kita juga dapat mengerti tentang Asuhan Kebidanan.






DAFTAR PUSTAKA


1.      Ningtyas.arya.2011.Bahaya toksoplasma pada janin. .http://kesehatan.kompasiana.com. Diunduh tanggal 22-05-2013 pukul 23.40 WIB.
2.      Susanti.susan.2013.bahaya toksopalsma pada ibu hamil.http://www.ibudanbalita.net. Diunduh tanggal 23-05-2013 pukul oo.16 WIB.

3.      Wati.susila.2012.mengenal toksoplasma dan gejalanya. http://mypotik.blogspot.com. Dinunduh pada tanggal 23-05-2013 pukul oo.30 WIB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar