Kamis, 23 Mei 2013

Sarat dan tips mendirikan praktik kebidanan


SARAT N TIPS MENDIRIKAN PRAKTIK BIDAN


Syarat Mendirikan Bidan Praktek Swasta
1. Menjadi anggota IBI
2. Permohonan Surat Ijin Praktek Bidan selaku Swasta Perorangan 
3. Surat Keterangan Kepala Puskesmas Wilayah Setempat Praktek
4. Surat Pernyataan tidak sedang dalam sanksi profesi/ hukum.
5. Surat Keterangan Ketua Ranting IBI Wilayah
6. Persiapan peralatan medis dan medis usaha praktek bidan secara perorangan dengan pelayanan   pemeriksaan pertolongan persalinan dan perawatan.
7. Surat Perjanjian sanggup mematuhi perjanjian sebagai berikut

TIPS MEMBUKA PRAKTEK PRIBADI
1. KOMITMEN
Hal pertama sebelum membuat klinik dan praktek pribadi adalah komitmen…yaa komitmen adalah hal yang sangat penting dalam membuka usaha, karena sukses tidaknya suatu usaha itu adalah tergantung dari komitmen kita sebagai yang punya usaha, apakah kita ingin usaha kita itu maju atau begitu-begitu aja. dan satu hal lagi adalah semangat pantang menyerah, soalnya dalam membuka usaha gak akan selamanya untung terus pasti akan ada yang namanya jatuh atau rugi, nah disaat-saat itulah mental dan semangat TS diperlukan, tapi percayalah Allah SWT akan merubah nasib umatnya yg mau berusaha dan bekerja keras.
2.Tempat
Ingin buka tempat praktek maupun klinik sebisa mungkin harus diperhatikan kondisi tempat membuka usaha, karena seperti kata pepatah “posisi menentukan prestasi”.
3. Izin
Tentu saja dalam membuat usaha kita perlu izin, soalnya klo ngga bisa kena denda , minimal SIP lah untuk yang praktek pribadi, untuk klinik izinnya malah lebih banyak lagi seperti:
  • Izin dari puskesmas setempat (untuk pengolahan limbahnya juga)
  • Izin dari tetangga kanan, kiri, depan, belakang
  • IBI setempat
 4.  Persiapan Alat-alat 
Alat-alat disini bisa bermacam-macam, dari mulai alat-alat penunjang di tempat praktek  seperti tempat tidur, meja, kursi, dispenser, TV, AC, lemari, kipas angin, tempat sampah, ember dll.
Untuk biaya pembuatan plang nama sendiri berkisar antara Rp. 600.000-1.000.000 (sudah termasuk biaya tiang penyangganya juga) .
Alat-alat yang lain adalah :
I. Perlengkapan Ruang Pemeriksaan
1. Tensimeter 
2. Stetoskop Biasa
3. Stetoskop Bidan / Funandoskop
4. Timbangan Dewasa
5. Timbangan Bayi
6. Bak sarung tangan steril
7. Sarung tangan steril
8. Bak kapas lisol (desinfektan sejenis) steril
9.  Kapas, kasa, kapas lidi (secukupnya)
10. Waskom
11. Piala Ginjal (Nierbeken)
12. Termometer Badan
13. Spekulum Vagina
14. Reagensia Antiseptik (secukupnya)
15. Perlengkapan Kedaruratan : 
      a. Alat Pertolongan Pertama pada kecelakaan 
      b. Spuit disposible 5 cc/ 2,5 cc
      c. Obat suntik kedaruratan (ditentukan puskesmas)
16. Buku Catatan Kasus (BK. Register Persalinan)
      Kartu Pasien (Secukupnya)
      Buku Laporan Berkala
II. Perlengkapan Ruang Persalinan 
A. Set Persalinan  yang siap pakai (steril)
1. Kain Steril (50 x 50 cm)
2. Sarung tangan steril
3. Penjepit tali pusat 
4. Gunting episotomi & tali pusat 
5. Tali pengikat tali pusat 
6. Penghisap Lendir Bayi
7. Termometer Badan
8. Kateter (Nelaton)
9. Kasa, kapas, kapas lidi (secukupnya)
10. Reagensia antiseptik mata, tali pusat
B. Set Jahit Episiotomi (Perincum) yang siap pakai
1. Kain Steril (50 x 50 cm)
2. Sarung tangan steril 
3. Pemegang jarum bedah (Nalpuder)
4 Jarum Otot
5. Jarum kulit
6. Penjepit (pinset bedah)
7. Gunting (plester, benang,episiotomi) 
8. Kartu M.K.B
9. Kartu Partograf
10. Kartu Persetujuan (Informed Consent)
11. Benang otot (cutgut)
 C. Set Suntikan 
D. Sarana Perlengkapan Lainnya

5. Obat-obatan

Nah persiapan berikutnya adalah obat-obatan. Tidak perlu bekerjasama dengan retailer ataupun perusahaan obat dulu, cukup beli saja obat-obat generik ber merk yang dijual bebas di pasar, harga nya pun cukup murah, dan mutunya pun tidak kalah dengan obat-obat paten yang di jual di apotik-apotik.

6. Maintenance
Mempersiapkan biaya untuk penyelenggaraan klinik atau praktek , seperti biaya listrik, air, asisten dan pajak tentunya (jika tempat milik TS sendiri). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar